Nasional

Sangat Disayangkan Elite Politik Kerap Melakukan Hal Tak Mendidik

Posted on

mixberita.com – Pengamat Komunikasi Politik Universitas Paramadina Hendri Satrio mengatakan para elite politik seringkali dalam kondisi tidak stabil dalam berkomunikasi menghadapi publik.

“Mereka (para elite politik, red) suka mengucapkan sesuatu pada kondisi marah, sehingga mereka berapi-api. Di satu waktu, lalu mudah memaafkan, suka bernostalgia dengan yang baik-baik. Tidak hanya dalam kondisi marah saja, tetapi hal ini juga terlihat dalam kampanye politik misalnya, terbukti korupsi, ‘gantung saya di Monas,” tegas Hendri Satrio, Selasa (19/4).

“Adapula yang mengucap nadar, kalau si A jadi, saya akan jalan kaki dari bla, bla, bla. Termasuk ketika ada kader demokrat yang ikut iklan tidak korupsi, tetapi ternyata sebagian kader bintang iklan itu justru ketahuan korupsi. Hal-hal seperti inilah yang tidak mendidik,” tandasnya.

Tak dipungkiri, harapan masyarakat terhadap pemimpinnya memang sangat tinggi. Namun, pemimpin itu juga manusia biasa, yang kadang tidak sesuai dengan ekspektasi. Sementara demokrasi tak bisa hanya dilihat dari satu sisi saja.

“Sering kita lihat, pendukung si A yang selalu melihat kesalahan dari pendukung si B. Padahal demokrasi itu seharusnya beda, tapi sayangnya mereka tidak mau melihat perbedaan tersebut,” tegas Hendri Satrio.

Terbanyak Dibaca

Exit mobile version