Jadwal, Head to Head, Line Up dan Prediksi Skor Norway vs England 12 Juli 2026
Meta title: Prediksi Norway vs England 12 Juli 2026, H2H dan Line Up
Meta description: Jadwal Norway vs England 12 Juli 2026 di perempat final Piala Dunia, lengkap dengan head to head, kondisi tim, prediksi line up, analisis taktik, dan prediksi skor.
Kata kunci utama: prediksi Norway vs England 12 Juli 2026
Kata kunci turunan: jadwal Norway vs England, head to head Norway vs England, line up Norway vs England, prediksi skor Norway vs England, perempat final Piala Dunia 2026
Prediksi Norway vs England 12 Juli 2026 mengarah pada pertandingan ketat antara dua tim Eropa yang membawa karakter permainan berbeda. Norway hadir sebagai salah satu kejutan terbesar Piala Dunia 2026, sedangkan England memasuki perempat final dengan status sebagai salah satu kandidat kuat juara.
Pertandingan ini juga mempertemukan dua penyerang kelas dunia, Erling Haaland dan Harry Kane. Keduanya menjadi pusat permainan tim masing-masing sekaligus terlibat dalam persaingan pencetak gol terbanyak turnamen.
Norway mendapatkan kepercayaan diri besar setelah menyingkirkan Brasil dengan skor 2-1 pada babak 16 besar. Haaland mencetak dua gol dan memperlihatkan kemampuannya menentukan pertandingan hanya melalui sedikit peluang.
England juga melewati laga penuh tekanan. The Three Lions mengalahkan Meksiko 3-2 meski harus menyelesaikan pertandingan dengan sepuluh pemain setelah Jarell Quansah menerima kartu merah.
Hasil tersebut membawa Norway dan England ke perempat final. Pemenang pertandingan ini akan menghadapi pemenang duel Argentina melawan Switzerland pada semifinal Piala Dunia 2026.
Jadwal Norway vs England 12 Juli 2026
Pertandingan Norway vs England dimainkan di Miami, Florida. Kick-off berlangsung pada Sabtu sore waktu setempat atau Minggu dini hari di Indonesia.
Berikut jadwal lengkap pertandingan:
Pertandingan: Norway vs England
Kompetisi: Piala Dunia 2026
Babak: Perempat final
Tanggal: Minggu, 12 Juli 2026
Kick-off: 04.00 WIB
Waktu setempat: Sabtu, 11 Juli 2026 pukul 17.00
Lokasi: Miami, Florida, Amerika Serikat
Waktu pertandingan menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan. Suhu panas dan kelembapan tinggi di Miami dapat memengaruhi intensitas permainan, terutama pada babak kedua.
Kedua pelatih perlu mengatur tenaga pemain dengan baik. Pergantian pemain berpotensi memberikan pengaruh besar apabila pertandingan berlangsung hingga babak tambahan.
England mempunyai keuntungan dari sisi kedalaman skuad. Mereka memiliki banyak pemain berkualitas di bangku cadangan. Norway tidak mempunyai jumlah opsi sebanyak lawannya, tetapi tetap memiliki pemain seperti Antonio Nusa, Alexander Sorloth, dan Oscar Bobb yang dapat mengubah pertandingan.
Perjalanan Norway ke Perempat Final
Norway menjalani salah satu turnamen terbaik dalam sejarah sepak bola mereka. Tim asuhan Ståle Solbakken berhasil mencapai perempat final setelah melewati dua pertandingan fase gugur yang sulit.
Pada babak 32 besar, Norway menghadapi Côte d’Ivoire. Tim Skandinavia tersebut menang 2-1 dan mendapatkan tiket menuju babak 16 besar.
Norway kemudian berhadapan dengan Brasil. Mereka memasuki pertandingan sebagai tim yang tidak terlalu diunggulkan, tetapi mampu menjalankan strategi dengan disiplin.
Solbakken tidak meminta timnya mengejar dominasi penguasaan bola. Norway menjaga bentuk pertahanan, membatasi ruang di tengah, dan menyerang dengan cepat setelah merebut bola.
Haaland menjadi penentu dengan mencetak dua gol. Norway akhirnya menang 2-1 dan menyingkirkan salah satu negara tersukses dalam sejarah Piala Dunia.
Kemenangan tersebut memperlihatkan bahwa Norway bukan sekadar tim yang bergantung pada satu pemain. Martin Odegaard menjadi pengatur serangan, Sander Berge menjaga keseimbangan lini tengah, sedangkan pemain sayap memberikan kecepatan dan kreativitas.
Konsistensi sistem permainan juga menjadi kekuatan Norway. Solbakken telah membangun tim tersebut dalam waktu yang cukup panjang sehingga para pemain memahami tugas masing-masing.
Perjalanan England ke Perempat Final
England juga memenangkan dua pertandingan fase gugur, meski belum selalu tampil dominan.
The Three Lions menghadapi Republik Demokratik Kongo pada babak 32 besar. England sempat mengalami kesulitan membongkar pertahanan lawan sebelum menang 2-1.
Harry Kane menunjukkan ketenangan dan pengalaman dalam pertandingan tersebut. Sang kapten kembali menjadi pemain yang mampu mengambil tanggung jawab pada momen penting.
Pada babak 16 besar, England bertemu Meksiko. Pertandingan berlangsung lebih terbuka dan menghasilkan lima gol.
Jude Bellingham mencetak dua gol, sementara Kane menyumbangkan satu gol melalui titik penalti. England akhirnya menang 3-2 dan memastikan tempat di perempat final.
Namun, kemenangan itu harus dibayar dengan kartu merah Quansah. Bek tersebut dipastikan tidak dapat bermain melawan Norway karena menjalani hukuman skorsing.
England juga perlu mengevaluasi pertahanannya. Kebobolan dua gol menunjukkan bahwa mereka dapat mengalami masalah ketika lawan meningkatkan tekanan atau menyerang melalui transisi cepat.
Norway memiliki karakter yang dapat mengeksploitasi kelemahan tersebut. Odegaard mampu melepaskan umpan progresif, sedangkan Haaland sangat berbahaya ketika mendapat ruang untuk berlari menuju kotak penalti.
Head to Head Norway vs England
England memiliki catatan lebih baik dalam sejarah pertemuan dengan Norway. Kedua negara telah bertemu 12 kali di level senior sebelum pertandingan perempat final ini.
England mencatat tujuh kemenangan. Norway meraih dua kemenangan, sedangkan tiga pertandingan lainnya berakhir imbang.
Berikut ringkasan head to head Norway vs England:
Jumlah pertemuan: 12
Norway menang: 2
Hasil imbang: 3
England menang: 7
Pertemuan terakhir berlangsung dalam pertandingan persahabatan pada September 2014. England menang 1-0 melalui gol penalti Wayne Rooney.
Sebelumnya, kedua tim juga bertemu dalam laga persahabatan pada 2012. England kembali menang tipis dengan skor 1-0.
Salah satu pertemuan paling dikenang terjadi pada kualifikasi Piala Dunia 1994. Norway mengalahkan England 2-0 di Oslo dalam perjalanan mereka lolos ke putaran final.
Meski sejarah pertemuan berpihak kepada England, data tersebut tidak dapat menjadi ukuran mutlak untuk pertandingan kali ini. Komposisi pemain kedua negara telah berubah sepenuhnya.
Norway sekarang mempunyai generasi yang dipimpin Haaland dan Odegaard. England juga membawa skuad dengan pemain berpengalaman dari kompetisi domestik serta Eropa.
Pertandingan di Miami akan menjadi pertemuan pertama kedua negara dalam putaran final turnamen besar. Tekanan laga sistem gugur tentu berbeda dibandingkan pertandingan persahabatan maupun kualifikasi.
Kondisi Terkini Norway
Norway sempat menghadapi kekhawatiran terkait kondisi kesehatan beberapa pemain di dalam kamp. Namun, situasinya dilaporkan telah terkendali menjelang pertandingan.
David Moller Wolfe yang sempat mengalami masalah pada pertandingan melawan Brasil telah kembali berlatih. Ia berpeluang mempertahankan posisinya sebagai bek kiri.
Solbakken diperkirakan dapat memilih hampir semua pemain utamanya. Keputusan penting berada pada posisi sayap dan pendamping Haaland.
Oscar Bobb tampil baik ketika mendapatkan kesempatan. Antonio Nusa menawarkan kecepatan serta kemampuan menghadapi pemain lawan secara langsung.
Alexander Sorloth juga menjadi opsi menarik. Penyerang tersebut dapat dimainkan di sisi kanan, menjadi target umpan panjang, atau bergabung dengan Haaland ketika Norway membutuhkan dua penyerang.
Solbakken kemungkinan mempertahankan susunan yang relatif seimbang. Memainkan terlalu banyak penyerang sejak awal dapat membuat Norway kehilangan kontrol di lini tengah.
Kondisi Terkini England
England mendapatkan kabar positif karena Declan Rice, Marc Guehi, dan Reece James telah kembali berlatih bersama tim.
Rice sempat mengalami gangguan kesehatan, tetapi diperkirakan dapat bermain. Kehadirannya sangat penting untuk melindungi lini belakang dan menghentikan serangan balik Norway.
Guehi juga menunjukkan perkembangan positif setelah mengalami masalah kebugaran. Meski demikian, keputusan mengenai statusnya sebagai starter baru dapat diambil mendekati pertandingan.
James telah kembali mengikuti latihan setelah mengalami masalah hamstring. Ia dapat menjadi pilihan di posisi bek kanan, walaupun kemungkinan belum siap bermain penuh selama 90 menit.
England dipastikan kehilangan Quansah akibat skorsing. Jordan Henderson juga tidak tersedia karena mengalami cedera pada bagian lengan setelah pertandingan melawan Meksiko.
Absennya Quansah membuat Thomas Tuchel perlu mengubah komposisi pertahanan. Djed Spence dapat menjadi pilihan sebagai bek kanan. Ezri Konsa juga dapat digeser ke sisi tersebut, sementara Dan Burn atau Guehi menempati posisi bek tengah.
Keputusan di lini belakang sangat penting karena England harus menghadapi Haaland. Bek yang dipilih membutuhkan kekuatan fisik, konsentrasi tinggi, dan kemampuan menjaga ruang di belakang garis pertahanan.
Prediksi Line Up Norway vs England
Susunan pemain resmi baru diumumkan sekitar satu jam sebelum kick-off. Prediksi berikut dibuat berdasarkan kondisi terkini serta pilihan yang digunakan pada pertandingan sebelumnya.
Prediksi line up Norway
Formasi 4-2-3-1:
Orjan Nyland; Julian Ryerson, Kristoffer Ajer, Torbjorn Heggem, David Moller Wolfe; Patrick Berg, Sander Berge; Alexander Sorloth, Martin Odegaard, Antonio Nusa; Erling Haaland.
Norway dapat menggunakan Oscar Bobb atau Andreas Schjelderup sebagai alternatif di posisi sayap. Bobb mempunyai kemampuan bermain di ruang sempit, sementara Schjelderup menawarkan pergerakan agresif menuju kotak penalti.
Odegaard akan menjadi penghubung utama. Ia perlu mendapatkan ruang untuk mengirim umpan kepada Haaland maupun mengalihkan permainan ke sisi lapangan.
Prediksi line up England
Formasi 4-2-3-1:
Jordan Pickford; Djed Spence, Ezri Konsa, Marc Guehi, Nico O’Reilly; Declan Rice, Elliot Anderson; Bukayo Saka, Jude Bellingham, Anthony Gordon; Harry Kane.
James dapat dimainkan sebagai starter apabila dinyatakan cukup bugar. Tuchel juga dapat memasang Dan Burn untuk memberikan kekuatan tambahan dalam duel udara melawan Haaland.
Cole Palmer dan Phil Foden menjadi opsi dari bangku cadangan. Keduanya dapat memberikan kreativitas apabila England kesulitan menembus blok pertahanan Norway.
Ollie Watkins juga berpeluang dimainkan pada babak kedua untuk menyerang ruang di belakang pertahanan lawan.
Pemain Kunci Norway
Erling Haaland
Haaland menjadi pusat perhatian utama. Ia memiliki kecepatan, kekuatan fisik, pergerakan tanpa bola, dan penyelesaian akhir yang sulit dihentikan.
Dua golnya ke gawang Brasil menunjukkan bahwa Haaland tidak membutuhkan banyak peluang. Satu kesalahan England dapat langsung menghasilkan gol.
Martin Odegaard
Odegaard berperan sebagai otak permainan Norway. Ia harus menemukan ruang di antara lini tengah dan pertahanan England.
England kemungkinan menugaskan Rice atau Anderson untuk membatasi ruang geraknya. Memutus hubungan antara Odegaard dan Haaland menjadi bagian utama strategi The Three Lions.
Sander Berge
Berge mempunyai tugas menjaga keseimbangan. Ia harus membantu pertahanan sekaligus memenangkan bola kedua di lini tengah.
Posturnya juga berguna ketika Norway menghadapi situasi bola mati atau umpan panjang England.
Pemain Kunci England
Harry Kane
Kane bukan hanya pencetak gol. Ia sering turun ke lini tengah untuk membantu proses serangan dan memberikan umpan kepada pemain sayap.
Pergerakan tersebut dapat menarik bek Norway keluar dari posisinya. Bellingham atau Gordon kemudian dapat menyerang ruang yang ditinggalkan.
Jude Bellingham
Bellingham menunjukkan pengaruh besar dengan mencetak dua gol melawan Meksiko. Ia mempunyai kemampuan masuk ke kotak penalti dari lini kedua.
Norway harus menjaga pergerakannya tanpa membuka ruang terlalu besar bagi Kane.
Declan Rice
Rice akan menjadi pemain penting dalam menghentikan serangan balik. Ia perlu menjaga posisi ketika bek sayap England bergerak maju.
Kemampuannya membaca permainan dapat menentukan seberapa sering Haaland menerima bola di area berbahaya.
Analisis Taktik Norway
Norway diperkirakan menggunakan blok menengah dan tidak memaksakan penguasaan bola. Mereka akan menunggu England melakukan kesalahan sebelum menyerang secara cepat.
Odegaard menjadi tujuan pertama setelah bola direbut. Ia dapat mengirimkan umpan langsung kepada Haaland atau mencari pemain sayap yang bergerak ke ruang kosong.
Norway juga dapat menggunakan umpan panjang. Haaland dan Sorloth memiliki kemampuan memenangkan duel fisik maupun menahan bola.
Bola mati menjadi senjata lain. Ajer, Heggem, Berge, Sorloth, dan Haaland memberikan ancaman udara yang besar.
Kelemahan Norway muncul ketika mereka bertahan terlalu dalam. Jika tidak mampu keluar dari tekanan, England dapat terus mengirimkan serangan melalui Saka, Bellingham, dan Kane.
Analisis Taktik England
England kemungkinan menguasai bola lebih banyak. Rice dan Anderson bertugas mengatur tempo, sementara Bellingham bergerak mendekati Kane.
Saka akan menjadi salah satu jalur serangan utama. Ia dapat memotong ke tengah, melakukan kombinasi dengan bek kanan, atau mengirimkan umpan ke kotak penalti.
Gordon menawarkan kecepatan dari sisi kiri. Pergerakannya dapat memaksa Ryerson lebih banyak bertahan dan mengurangi kontribusinya dalam membantu serangan Norway.
England harus berhati-hati saat kehilangan bola. Kedua bek sayap tidak boleh maju bersamaan tanpa perlindungan.
Norway dapat mengubah satu perebutan bola menjadi peluang hanya dalam beberapa detik. England harus segera menutup Odegaard sebelum sang gelandang menemukan Haaland.
Faktor yang Menentukan Pertandingan
Gol pertama akan mempunyai pengaruh besar. Jika Norway unggul, mereka dapat bertahan lebih rapat dan memanfaatkan ruang dari serangan balik.
Apabila England mencetak gol lebih dahulu, Norway harus keluar dari bentuk pertahanannya. Situasi tersebut dapat memberikan ruang kepada Saka, Bellingham, dan Kane.
Kondisi fisik juga berperan penting. Suhu panas di Miami dapat menurunkan intensitas permainan setelah satu jam.
Kedalaman pemain England memberikan sedikit keuntungan. Tuchel mempunyai lebih banyak pilihan untuk mengubah formasi atau meningkatkan kualitas serangan pada babak kedua.
Disiplin pertahanan tetap menjadi aspek terpenting. Kedua tim memiliki penyerang yang mampu menghukum kesalahan kecil.
Prediksi Skor Norway vs England
Norway tidak dapat diremehkan setelah mengalahkan Brasil. Organisasi permainan mereka kuat dan Haaland sedang berada dalam kondisi tajam.
England mempunyai skuad lebih dalam, pengalaman turnamen lebih besar, serta lebih banyak sumber gol. Bellingham, Kane, dan Saka dapat memberikan ancaman melalui pola berbeda.
Absennya Quansah dan belum pastinya kondisi penuh sejumlah bek membuat England berpeluang kebobolan. Norway memiliki kualitas untuk mencetak sedikitnya satu gol.
Namun, England diperkirakan mampu menciptakan lebih banyak peluang. Keunggulan pemain pengganti dapat menjadi pembeda pada fase akhir pertandingan.
Prediksi skor Norway vs England: Norway 1-2 England.
England diprediksi melaju ke semifinal, tetapi pertandingan berpeluang berlangsung ketat sampai menit akhir. Skenario skor 1-1 pada waktu normal juga tetap terbuka apabila Norway mampu menjaga disiplin dan membatasi ruang bagi Bellingham.
Kesimpulan
Norway vs England menghadirkan duel antara tim kejutan dan salah satu favorit juara Piala Dunia 2026. Norway membawa ketajaman Haaland, kreativitas Odegaard, dan kepercayaan diri setelah menyingkirkan Brasil.
England memiliki Kane, Bellingham, Saka, Rice, serta kedalaman skuad yang lebih besar. Meskipun harus kehilangan Quansah, The Three Lions masih memiliki sejumlah pilihan untuk menyusun lini pertahanan.
Rekor head to head berpihak kepada England, tetapi pertemuan lama tidak sepenuhnya menggambarkan kekuatan kedua tim saat ini. Norway telah berkembang menjadi tim yang jauh lebih kompetitif.
Pertandingan diprediksi berlangsung ketat dengan England lebih banyak menguasai bola dan Norway mengandalkan transisi cepat. Efektivitas penyelesaian akhir serta kemampuan menjaga konsentrasi di tengah cuaca Miami akan menentukan pemilik tiket semifinal.
England sedikit lebih diunggulkan untuk menang 2-1. Meski demikian, kemampuan Haaland mengubah pertandingan melalui satu peluang membuat Norway tetap berpotensi menciptakan kejutan.


