Siapa Itu Bilal Hasan? Biodata, Umur, Agama, Karier MMA hingga Resmi Dapat Kontrak UFC 2026
Siapa itu Bilal Hasan? Pertanyaan tersebut semakin banyak dicari penggemar olahraga bela diri setelah petarung MMA berdarah Indonesia itu mencatat pencapaian besar pada Agustus 2026. Bilal Alakai Hasan tampil impresif dalam Dana White’s Contender Series Season 10 dan berhasil mendapatkan kontrak untuk bergabung dengan UFC.
Bilal bukan nama baru dalam dunia mixed martial arts (MMA). Sebelum mendapatkan kesempatan menuju UFC, petarung kelahiran Hawaii tersebut telah membangun reputasi sebagai salah satu prospek flyweight menjanjikan di Amerika Serikat.
Ia merupakan juara Flyweight Cage Fury Fighting Championships (CFFC), mempertahankan gelarnya beberapa kali, dan mempertahankan rekor profesional tanpa kekalahan.
Puncak terbaru perjalanan tersebut terjadi pada 11 Agustus 2026 waktu Amerika Serikat. Bilal menghadapi Mridul Saikia dari India dalam Dana White’s Contender Series Season 10 Week 1 di Las Vegas.
Hanya membutuhkan 45 detik, Bilal menghentikan Saikia melalui TKO pada ronde pertama. Kemenangan itu membuat rekornya meningkat menjadi 9-0 dan berujung pada pemberian kontrak UFC.
Lalu, siapa sebenarnya Bilal Hasan dan bagaimana perjalanan kariernya hingga mencapai UFC? Berikut biodata Bilal Hasan, umur, agama, pendidikan, keluarga, perjalanan MMA, statistik, prestasi, hingga fakta menariknya.
Biodata Bilal Hasan
| Biodata | Keterangan |
|---|---|
| Nama lengkap | Bilal Alakai Hasan |
| Nama populer | Bilal Hasan |
| Tanggal lahir | 16 Juli 2001 |
| Tempat lahir | Honolulu/Oahu, Hawaii, Amerika Serikat |
| Umur | 25 tahun pada Agustus 2026 |
| Keturunan | Indonesia |
| Asal keluarga | Kedua orang tua berasal dari Jakarta, Indonesia |
| Agama | Islam |
| Profesi | Petarung MMA profesional dan pelatih bela diri |
| Divisi | Flyweight |
| Tinggi badan | 170 cm |
| Jangkauan tangan | 180 cm |
| Berat tanding | Sekitar 56,7 kg atau 125 pon |
| Domisili/bertanding dari | Everett, Washington, Amerika Serikat |
| Gym | Charlie’s Combat Club |
| Pelatih kepala | Charles Pearson |
| Pendidikan | University of Washington Bothell |
| Jurusan | Health Studies |
| Lulus | 2023 |
| Debut MMA profesional | 2022 |
| Rekor MMA terbaru | 9 kemenangan, 0 kekalahan |
| Prestasi | Juara Flyweight CFFC, tiga kali mempertahankan gelar, mendapatkan kontrak UFC 2026 |
| @billytheindonindoninja |
Data sebelum pertarungan Contender Series mencatat Bilal lahir pada 16 Juli 2001, memiliki tinggi sekitar 170 cm dan reach 180 cm. Ia bertanding di kelas flyweight serta berlatih bersama Charlie’s Combat Club.
Siapa Itu Bilal Hasan?
Bilal Hasan adalah petarung MMA profesional berdarah Indonesia-Amerika yang lahir di Hawaii dan tumbuh besar di Washington, Amerika Serikat.
Nama lengkapnya adalah Bilal Alakai Hasan.
Meskipun dilahirkan di Amerika Serikat, hubungan Bilal dengan Indonesia cukup kuat. Kedua orang tuanya lahir di Jakarta. Bilal sendiri pernah menyebut Indonesia sebagai bagian penting dari identitasnya.
Ia lahir di Oahu, Hawaii, sebelum keluarganya pindah ke Washington ketika dirinya berusia sekitar 10 tahun. Bilal kemudian tumbuh di Mukilteo, Washington.
Identitas Indonesia tersebut juga dibawanya dalam perjalanan profesional. Ketika popularitasnya meningkat, Bilal memperoleh basis penggemar yang cukup besar dari Indonesia.
Perjalanan menuju olahraga profesional ternyata telah dimulai jauh sebelum Bilal mengenal MMA.
Masa Kecil Bilal Hasan dan Awal Mengenal Bela Diri
Bela diri sudah menjadi bagian kehidupan Bilal sejak masih anak-anak.
Ia mulai menekuni Taekwondo sekitar usia lima tahun. Dalam perjalanan awal tersebut, Bilal tidak langsung menjadi atlet yang selalu menang.
Ia pernah mengakui kerap mengalami kekalahan ketika baru mengikuti kompetisi. Pengalaman tersebut justru membantunya belajar menghadapi tekanan dan membangun mental sebagai atlet.
Seiring bertambahnya pengalaman, prestasinya meningkat drastis.
Bilal mulai memenangkan berbagai kompetisi Taekwondo. Catatan Team USA menunjukkan bahwa ia meraih emas pada Pan Am International 2014, emas AAU National Championship 2015, emas Canada Open 2016, hingga emas U.S. Open Junior 2017.
Ia juga tampil pada World Junior Championships 2016 di Burnaby.
Pengalaman kompetisi internasional sejak remaja menjadi modal penting ketika Bilal kemudian beralih menuju olahraga MMA.
Pendidikan Bilal Hasan
Salah satu bagian menarik dalam profil Bilal Hasan adalah perjalanan akademiknya.
Di tengah jadwal latihan bela diri yang intensif, ia tetap menempuh pendidikan tinggi di University of Washington Bothell.
Bilal memilih program Health Studies.
Keputusan tersebut berkaitan dengan ketertarikannya memahami tubuh manusia serta cara menjaga kondisi fisik. Pengetahuan tentang kesehatan tentunya memiliki relevansi besar bagi seorang atlet yang setiap hari menjalani latihan berat.
Selama menjadi mahasiswa, Bilal harus membagi waktu antara kuliah dan latihan penuh.
Ia menyelesaikan pendidikannya pada 2023. Pengalaman kuliah tersebut menurutnya juga membantu membangun rutinitas, kemampuan belajar, dan kedisiplinan yang kemudian diterapkan dalam karier MMA.
Perjalanan Bilal Hasan dari Taekwondo ke MMA
Keberhasilan dalam Taekwondo tidak membuat Bilal berhenti mencari tantangan baru.
Ia kemudian mengembangkan kemampuan menuju MMA, olahraga yang membutuhkan penguasaan berbagai disiplin bela diri sekaligus.
Bilal mulai menjalani pertandingan MMA dan mengembangkan kemampuan striking, grappling, wrestling, hingga pertahanan takedown.
Latar belakang Taekwondo tetap terlihat jelas.
Gerakan kaki cepat, variasi tendangan, kemampuan mengatur jarak dan serangan eksplosif menjadi karakter yang membedakannya dari banyak petarung flyweight lainnya.
Setelah menjalani perjalanan amatir, Bilal memasuki level profesional.
Debut MMA Profesional Bilal Hasan
Debut profesional Bilal berlangsung pada 16 Desember 2022 di CFFC 116.
Ketika itu ia menghadapi Xhelal Lleshi. Bilal masih berusia 21 tahun ketika melakukan penampilan pertamanya di arena CFFC.
Kariernya kemudian berkembang dengan cepat.
Pada Februari 2024, Bilal menciptakan salah satu penyelesaian yang menarik perhatian melalui spinning back kick ketika menghadapi Jacob Romano.
Ia kemudian menghadapi Shamel Findley pada Juni 2024. Saat itu, Bilal sudah mulai dipandang sebagai prospek berbahaya di divisi flyweight CFFC.
Rentetan penampilan tersebut akhirnya membawa Bilal menuju kesempatan perebutan gelar.
Bilal Hasan Menjadi Juara Flyweight CFFC
Tahun 2024 menjadi tonggak penting dalam karier Bilal Hasan.
Ia berhasil merebut gelar Flyweight CFFC dan mulai mengukuhkan posisinya sebagai salah satu prospek MMA kelas ringan yang menarik perhatian.
Menjadi juara ternyata bukan akhir dari perjalanan.
Bilal harus membuktikan kemampuannya dengan mempertahankan sabuk tersebut.
Pada Februari 2025, Bilal menghadapi Brian Hauser dalam CFFC 139. Kecepatan dan kemampuan striking Bilal menjadi faktor penting dalam pertandingan.
Ia akhirnya menghentikan Hauser melalui pukulan keras ke tubuh pada ronde kedua.
Kemenangan itu merupakan pertahanan gelar pertamanya sekaligus membuat rekor profesional Bilal ketika itu menjadi 6-0.
Kariernya terus berkembang hingga Bilal akhirnya mencatat tiga pertahanan gelar CFFC.
Pada 2026, namanya bahkan mulai diperhitungkan sebagai salah satu prospek flyweight terbaik di luar UFC. Sebelum masuk Contender Series, ia memiliki rekor profesional 8-0 dan dikenal memiliki tingkat kemenangan melalui penyelesaian yang sangat tinggi.
Rekor dan Statistik Bilal Hasan
Sebelum tampil dalam Dana White’s Contender Series, Bilal membawa rekor 8 kemenangan tanpa kekalahan, dengan satu pertandingan sebelumnya tercatat sebagai no contest.
Enam dari delapan kemenangan tersebut diperoleh melalui KO atau TKO, satu melalui submission dan satu lainnya melalui keputusan juri.
Statistik tersebut memperlihatkan kemampuan Bilal sebagai finisher.
Ia bukan sekadar petarung yang mengandalkan kemenangan angka. Kemampuan menghasilkan serangan eksplosif membuatnya mampu menyelesaikan sebagian besar pertandingan sebelum waktu habis.
Karakter tersebut kembali terlihat ketika kesempatan terbesar dalam kariernya tiba pada Agustus 2026.
Bilal Hasan vs Mridul Saikia di Contender Series
Bilal Hasan menghadapi Mridul Saikia dalam Dana White’s Contender Series Season 10 Week 1 pada 11 Agustus 2026 di Las Vegas.
Pertandingan flyweight tersebut menjadi kesempatan Bilal untuk membuktikan bahwa dirinya layak memasuki UFC.
Ia tidak menyia-nyiakannya.
Pertandingan baru berjalan beberapa puluh detik ketika Bilal berhasil menemukan momentum. Sebuah pukulan kanan membuat Saikia terjatuh.
Bilal kemudian memberikan serangan lanjutan hingga wasit menghentikan pertandingan.
Catatan waktunya hanya 45 detik pada ronde pertama.
Bilal merayakan kemenangan tersebut dengan melakukan gerakan moonwalk. Rekor profesionalnya pun meningkat menjadi 9-0, dengan tujuh kemenangan KO/TKO, satu submission dan satu kemenangan melalui keputusan.
Bilal Hasan Resmi Mendapatkan Kontrak UFC
Kemenangan cepat atas Mridul Saikia menghasilkan pencapaian yang lebih besar.
Bilal menjadi salah satu dari empat petarung yang memperoleh kontrak UFC dalam pembukaan Dana White’s Contender Series Season 10.
Empat petarung tersebut adalah Bilal Hasan, Anthony Wint, Thomas Pagliarulo dan Joseph Kropschot.
Dengan pencapaian tersebut, status karier Bilal berubah signifikan.
Ia kini memasuki babak baru sebagai petarung yang mendapatkan kesempatan bergabung dengan roster UFC.
Bagi Bilal, pencapaian itu juga menjadi realisasi dari target yang telah berulang kali disampaikannya ketika masih menjadi juara CFFC.
Sebelumnya, ia memang memiliki ambisi untuk mencapai UFC dan pada akhirnya mengejar gelar juara dunia di organisasi tersebut.
Gaya Bertarung Bilal Hasan
Gaya bertarung Bilal Hasan memiliki karakter striking yang kuat.
Fondasi Taekwondo membuatnya memiliki variasi tendangan lebih luas dibandingkan petarung yang murni berasal dari boxing atau wrestling.
Bilal mampu menggunakan tendangan untuk menjaga jarak sekaligus menciptakan serangan tak terduga.
Namun, perkembangan karier MMA membuat permainannya menjadi semakin komplet.
Kemampuan pukulan Bilal terlihat dari jumlah kemenangan KO/TKO yang tinggi. Ia juga terus mengembangkan aspek grappling dan pertahanan wrestling agar mampu menghadapi berbagai karakter lawan.
Keuntungan lainnya adalah jangkauan.
Dengan tinggi sekitar 170 cm, Bilal memiliki reach sekitar 180 cm. Proporsi tersebut memberinya keuntungan dalam mengatur jarak pada pertandingan flyweight.
Kehidupan Pribadi dan Keluarga Bilal Hasan
Bilal Hasan termasuk atlet yang cukup terbuka mengenai pentingnya keluarga, tetapi tetap menjaga sejumlah bagian kehidupan pribadinya.
Kedua orang tuanya berasal dari Indonesia dan menjadi bagian penting dalam identitas Bilal.
Ketika masih aktif sebagai atlet Taekwondo junior, ia bahkan menyebut orang tuanya sebagai inspirasi terbesar dalam kehidupannya.
Di luar arena, Bilal juga menjalankan peran sebagai pelatih di Charlie’s Combat Club di Everett.
Mengenai kehidupan asmara, tidak perlu menarik kesimpulan berdasarkan spekulasi karena Bilal lebih dikenal publik melalui prestasi olahraga dan aktivitas profesionalnya.
Prestasi dan Pencapaian Bilal Hasan
Perjalanan Bilal dari Taekwondo menuju MMA menghasilkan sejumlah pencapaian penting, antara lain:
- Medali emas Pan Am International Taekwondo 2014.
- Medali emas AAU National Championship 2015.
- Medali emas Canada Open 2016.
- Tampil di World Junior Championships 2016.
- Medali emas U.S. Open Junior 2017.
- Memulai MMA profesional pada 2022.
- Menjadi juara Flyweight CFFC pada 2024.
- Mempertahankan gelar CFFC sebanyak tiga kali.
- Menjaga rekor MMA profesional tanpa kekalahan.
- Menang TKO atas Mridul Saikia hanya dalam 45 detik.
- Mencatat rekor profesional 9-0.
- Mendapatkan kontrak UFC melalui Dana White’s Contender Series pada Agustus 2026.
Pencapaian tersebut memperlihatkan perjalanan panjang Bilal dari atlet bela diri junior menuju level elite MMA.
Fakta Menarik Bilal Hasan
Salah satu fakta menarik mengenai Bilal adalah ketertarikannya terhadap dunia hiburan.
Ia mengidolakan Michael Jackson, bukan hanya karena musiknya tetapi juga kemampuan sang penyanyi dalam memberikan pertunjukan kepada penonton.
Bilal membawa pemikiran serupa ketika bertarung. Baginya, pertandingan MMA bukan hanya mengenai mendapatkan kemenangan, tetapi juga memberikan penampilan yang menarik.
Tidak mengherankan apabila ia melakukan moonwalk setelah menang cepat dalam Contender Series.
Fakta menarik lainnya adalah Bilal pernah bermain drum dan menjadi bagian dari jazz band sekolah ketika masih muda. Ia juga menyukai film Karate Kid dan sejak remaja sudah menjadikan orang tuanya sebagai inspirasi.
Bilal juga memiliki rencana jangka panjang yang berkaitan dengan Indonesia.
Ia pernah mengungkapkan keinginan untuk suatu hari nanti membuka gym di Indonesia setelah menyelesaikan karier kompetitifnya.
Jejak Digital dan Popularitas Bilal Hasan
Popularitas Bilal berkembang seiring meningkatnya prestasi MMA.
Pada Februari 2026, ketika masih berstatus juara regional, akun media sosialnya disebut telah memiliki lebih dari 175 ribu pengikut. Angka tersebut tergolong besar untuk seorang petarung flyweight yang ketika itu belum berada di UFC.
Basis penggemarnya di Indonesia menjadi bagian penting dari personal brand Bilal.
Ia pernah datang ke Indonesia untuk bekerja bersama sponsor dan mengaku terkejut dengan banyaknya orang yang mengenal serta meminta foto bersamanya.
Setelah mendapatkan kontrak UFC pada Agustus 2026, perhatian terhadap profil Bilal Hasan berpotensi semakin meningkat.
Masa Depan Karier Bilal Hasan
Setelah kemenangan di Dana White’s Contender Series, pertanyaan mengenai siapa itu Bilal Hasan kini mendapatkan jawaban yang semakin jelas.
Ia bukan lagi sekadar prospek regional.
Bilal adalah petarung flyweight berusia 25 tahun, mantan juara CFFC, pemilik rekor profesional 9-0, serta atlet berdarah Indonesia yang telah mendapatkan kontrak UFC.
Tantangan berikutnya adalah menjalani pertandingan di level UFC.
Persaingan di divisi flyweight tentu jauh lebih ketat. Namun, usia yang masih relatif muda, pengalaman kompetisi sejak kecil, striking eksplosif, kemampuan menghasilkan penyelesaian, serta pengalaman mempertahankan gelar regional menjadi modal penting.
Target Bilal juga tidak berhenti pada sekadar tampil di UFC.
Ia memiliki cita-cita menjadi juara.
Perjalanan dari seorang anak yang mulai belajar Taekwondo di Hawaii, pindah ke Washington, menjuarai berbagai turnamen junior, menyelesaikan pendidikan tinggi, menjadi juara CFFC hingga mendapatkan kontrak UFC membuat biografi Bilal Hasan menjadi salah satu kisah menarik untuk diikuti penggemar MMA Indonesia.
FAQ tentang Bilal Hasan
Q: Siapa itu Bilal Hasan?
A: Bilal Alakai Hasan adalah petarung MMA profesional berdarah Indonesia yang lahir di Hawaii, Amerika Serikat. Ia merupakan mantan juara Flyweight CFFC dan mendapatkan kontrak UFC melalui Dana White’s Contender Series pada Agustus 2026.
Q: Berapa umur Bilal Hasan?
A: Bilal Hasan lahir pada 16 Juli 2001 sehingga berusia 25 tahun pada Agustus 2026.
Q: Apa agama Bilal Hasan?
A: Bilal Hasan diketahui beragama Islam.
Q: Apakah Bilal Hasan orang Indonesia?
A: Bilal lahir di Amerika Serikat dan memiliki darah Indonesia dari kedua orang tuanya yang lahir di Jakarta. Ia secara terbuka memiliki hubungan kuat dengan Indonesia dan membawa identitas tersebut dalam perjalanan profesionalnya.
Q: Di mana Bilal Hasan lahir?
A: Bilal Hasan lahir di Honolulu/Oahu, Hawaii, Amerika Serikat.
Q: Berapa tinggi Bilal Hasan?
A: Tinggi Bilal Hasan sekitar 170 cm dengan jangkauan tangan sekitar 180 cm.
Q: Apa pendidikan Bilal Hasan?
A: Bilal merupakan lulusan University of Washington Bothell jurusan Health Studies pada 2023.
Q: Berapa rekor MMA Bilal Hasan terbaru?
A: Setelah mengalahkan Mridul Saikia pada 11 Agustus 2026, Bilal memiliki rekor profesional 9 kemenangan tanpa kekalahan.
Q: Apakah Bilal Hasan sudah masuk UFC?
A: Bilal mendapatkan kontrak UFC setelah kemenangan TKO 45 detik atas Mridul Saikia dalam Dana White’s Contender Series Season 10 Week 1 pada Agustus 2026.
Q: Apa prestasi terbesar Bilal Hasan?
A: Prestasi pentingnya mencakup menjadi juara Flyweight CFFC, mempertahankan gelar tiga kali, membangun rekor profesional 9-0, dan mendapatkan kontrak UFC pada 2026.
Q: Sejak kapan Bilal Hasan belajar bela diri?
A: Bilal mulai menekuni Taekwondo sejak sekitar usia lima tahun sebelum akhirnya beralih dan mengembangkan karier di MMA.
Q: Apa target Bilal Hasan selanjutnya?
A: Target jangka panjang Bilal adalah menjadi juara UFC. Ia juga pernah mengungkapkan keinginan membuka gym di Indonesia setelah karier kompetitifnya berakhir.


