Delapan Tahun Berselang Kasus Video Mesum Yang Diduga Melibatkan Luna Maya

                  
Selebritis

Delapan Tahun Berselang Kasus Video Mesum Yang Diduga Melibatkan Luna Maya

Delapan Tahun Berselang Kasus Video Mesum Yang Diduga Melibatkan Luna Maya

Delapan Tahun Berselang Kasus Video Mesum Yang Diduga Melibatkan Luna Maya

MixBerita.comDelapan tahun berselang kasus video mesum yang diduga melibatkan Luna Maya dan Cut Tari kembali muncul ke permukaan. Awal Agustus 2018, kasus itu pun akhirnya dipraperadilankan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Ditemui dalam sebuah kesempatan, Luna Maya akhirnya buka suara. Ia sendiri memilih untuk tak memusingkan permasalahan tersebut.

Mixbola.com

“Biasa aja, saya mah udah enggak peduli yang gitu-gituan, jalani aja. Kalau ada yang mau membantu Alhamdulillah, kalau enggak juga ya enggak apa-aa,” ujar Luna Maya di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (31/08/2018).

Yang pasti, pengalaman pahit di masa lalu telah Luma Maya jadikan pelajaran yang sangat berharga bagi artis papan atas tersebut. Pengalaman tak menyenangkan itu bahkan telah membentuk karakternya menjadi lebih kuat.

Pelajaran Hidup Saya

Luna Maya

“You know-lah pelajaran hidup saya, ya kaluan tahu lah. Tapi the good thing is, saya bisa begini sekarang karena perjalanan hidup saya, Mungkin banyak orang yang ngerasa kayak saya tuh gimana banget,” jelasnya.

“Hina atau gimana, tapi setidaknya dengan apa yang banyak banget dari yang dulu sampai sekarang ini. Saya cukup menjalani kehidupan seperti roller coaster, jadi menarik juga ya, panjang lah,” tandasnya.

Gugatan Preperadilan

Luna-Maya

Gugatan praperadilan kasus video mesum itu yang melibatkan artis Cut Tari, Luna Maya dan Ariel Noah ditolak oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Florensani Susana, selaku hakim tunggal dalam persidangan preperadilan kasus Cut Tari, Luna Maya dan Ariel NOAH, mengatakan jika pihaknya tak berwenang untuk mengabulkan gugatan praperadilan yang diajukan oleh Lembaga Pengawasan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI).

Komentar
To Top